Seleksi Alam itu Nyata, Percayakah?
Seringkali kita mendengar mengenai istilah "seleksi alam" pada suatu lingkaran, baik komunitas ataupun organisasi. Tak jarang istilah seleksi alam digunakan untuk satu atau dua orang yang tidak terlihat di suatu komunitas dalam waktu yang lama. Seleksi alam juga bisa digunakan untuk istilah ketika komunitas semakin sedikit anggotanya, "anak-anak pada kemana?" "Biasaaa seleksi alam". Sungguh kasian ya alam, dijadikan kambing hitam terus hahaha. Tapi, ngomong-ngomong soal seleksi alam, sebenarnya itu hal yang sering kita temui bukan? Dalam lingkar pertemanan, seleksi alam pasti terjadi. Seleksi alam ini terkadang menimbulkan hal negatif, contohnya lingkaran menjadi semakin kecil, rasa loyalitas dan solidaritas juga ikut mengecil, lebih parah nantinya organisasi atau komunitas bisa bubar karena anggotanya menghilang satu demi satu. Miris bukan? Meski memunculkan hal negatif, seleksi alam juga memiliki sisi positifnya, lha? Kok bisa? Bukannya itu buruk ya? Eit...